Postingan

Cerita Pendek: Pelanggan Kaya

Ini adalah cerita fiksi yang idenya muncul begitu saja saat saya sedang duduk menunggu bakso saya siap sambil memandangi minimarket di seberang jalan. Entah kenapa saya jadi berimajinasi ketika ada ibu-ibu yang membawa payung motif bunga di siang bolong. Ya, ibu-ibu itu pakai jaket tebal, rok kain abu-abu, dan memakai masker. Yang paling mencolok adalah payungnya, kontras dengan warna pakaiannya yang senada. Ok, sudah cukup mengenai asal inspirasi ide ini, mari kita lanjut ke cerita. Begini, kupikir aku tidak seharusnya menceritakan ini padamu. Kupikir ini salah dan kau mungkin tidak akan percaya. Kau mungkin akan menganggapku berlebihan atau terlalu mengada-ada. Namun aku harus menceritakan ini padamu, aku tak tahu apakah aku masih tetap waras jika menyimpannya sendiri. Baiklah. Kejadiannya dimulai pada saat sudah genap 2 bulan aku bekerja di minimarket dekat stasiun. Aku mendapat sift malam. Sift malam adalah waktu yang bagus untukku bersantai, karena memang pelangg...

Puisi: Larut Dalam Kenangan

Larut Dalam Kenangan oleh: Bob Warent Ketika kenangan kian menyatu Mimpi bak rantai membelenggu Mengikat erat bayang-bayangku Menciptakan memori bercapur padu Apakah kau hanya ilusi Adakah sesuatu yang kumiliki Siapa yang harus kutangisi Apa yang perlu kusesali Kosong bak dunia tanpa warna Tak dapat kulihat seberkas cahaya Bergetar menanti sebuah asa Mungkin hanya fatamorgana Tak mampu tuk menolong Tak dapat mengisi yang kosong Terlambat jika akan mengusir ego Benang kehidupan sepenuhnya telah terpotong Terpotong oleh nafsu yang remeh Termakan oleh pikiran-pikiran aneh Benci saat melihat hantu yang terkekeh Tanpa daya memandang jiwa yang merengek